Senin, 25 Januari 2016

Kumpulan kotbah rohani dari Sukirno Tarjadi

Mengetahui nomor telpon Tuhan

Ketika kamu memanggil, TUHAN pasti menjawab... "Ini AKU..." (Yesaya 58:9)

Ketika kamu ingin memanggilNYA,
silahkan menggunakan "NOMOR TELPON DARURAT" di bawah ini :

☎ Saat kamu berduka atas meninggalnya orang yang dikasihi, putar 2 Korintus 5:1.

☎ Ketika kamu takut, putar Mazmur 56:4-6.

☎ Ketika kamu ingin berbuah, putar Yohanes 15.

☎ Ketika kamu berdosa, putar Mazmur 51; Yesaya 1:18.

☎ Ketika kamu khawatir, putar Mazmur 55:23.

☎ Ketika kamu dalam bahaya, putar Mazmur 91.

☎ Ketika TUHAN terasa jauh, putar Mazmur 139.

☎ Ketika iman kamu perlu di kuatkan, putar Ibrani 11.

☎ Ketika kamu merasa sendiri dan takut, putar Mazmur 23.

☎ Ketika kamu mengalami kepahitan, putar Efesus 4:31-32.

☎ Ketika kamu sedang berbeban berat, putar Matius 11:28.

☎ Ketika kamu butuh penghiburan, putar Wahyu 21:4; Mazmur 119:50.

☎ Ketika kamu butuh perlindungan, putar Mazmur 9:10-11.

☎ Ketika kamu sulit tidur, putar Mazmur 4:9.

☎ Ketika kamu mengalami kemalangan, putar Mazmur 34:18-20.

☎ Ketika kamu perlu perlindungan dari kecelakaan atau dari keadaan bahaya, putar Mazmur 121:7-8.

☎ Ketika kamu butuh pertolongan, putar Mazmur 121.

☎ Ketika kamu membutuhkan keberanian untuk suatu tugas, putar Yosua 1.

☎ Ketika kamu sedang marah, putar Mazmur 37:8.

☎ Ketika kamu berpikir untuk bercerai, putar Markus 10:9

☎ Saat kamu merasa depresi, putar Mazmur 27.

☎Jika kamu kesulitan keuangan, putar Mazmur 37:25,26.

☎ Jika kamu membutuhkan keselamatan, putar Yohanes 1:12.

☎ Jika kamu merasa iri hati, putar Galatia 5:20-21.

☎ Jika kamu butuh kekuatan dalam kesesakan, putar Mazmur 9:10.

☎ Ketika kamu sakit,  putar 1 Petrus 2:24.

☎ Ketika kamu sulit mengampuni orang lain, putar Kolose 3:13  

Nomor² tersebut dapat langsung dihubungi. Bagikanlah nomor telepon di atas agar lebih banyak orang yang mengetahui jawaban Tuhan.

Minggu, 10 Januari 2016

10 Fakta Alkitab Yang Harus Anda Ketahui:


1. Kitab terpanjang di Alkitab adalah Kitab Mazmur dan kitab terpendek adalah Kitab II Yohanes 
2. Mazmur 118 adalah pasal yang terletak persis di tengah Alkitab. 
3. Ada 594 pasal masing-masing sebelum dan sesudah Mazmur 118. 
4. Apabila seluruh pasal Alkitab dijumlahkan, dlluar Mazmur 118, seluruhnya berjumlah 1188 pasal. 
5. Mirip dengan angka 1188, Mazmur pasal 118:8 juga merupakan ayat yang terletak di tengah-tengah alkitab. Bunyinya : "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia." 
6. Sebelum Mazmur 118, Mazmur 117 adalah pasal terpendek dari Alkitab. 
7. Setelah Mazmur 118, Mazmur 119 adalah pasal terpanjang di Alkitab. 
8. Kallmat pertama di Alkitab adalah, "Pada Mulanya..." 
9. Kata terakhir yang tertulis di Alkitab adalah "Amin" 
10. Kallmat "Jangan takut" muncul sebanyak 365 kall di dalam Alkitab. Sama Jumlahnya dengan hari dalam setahun. Artinya Tuhan ingin kita menjalani setiap hari tanpa ketakutan.


Jesus Bless You All

Senin, 23 November 2015

Bagaimana Seharusnya Kita Dibaptis?


Terdapat pandangan secara luas yang melihat bahwa baptisan dapat ditampilkan, khususnya pada bayi, dengan percikan air ke atas kepalanya (‘mengkristenkan’). Ini sangat bertolak dengan prinsip alkitabiah tentang baptisan.

Bahasa Yunani kata ‘baptizo’ yang diterjemahkan ‘baptise’ dalam Alkitab bahasa Inggris, bukanlah berarti memercik, ini mengartikan secara lengkap mencuci dan membenamkan ke dalam air (lihat definisi pada konkordansi dari Robert Young dan James Strong). Kata ini digunakan dalam bahasa Yunani klasik mengenai kapal yang kandas dan menjadi ‘dibaptis’ (tenggelam) dalam air, atau ember yang dicelupkan ke dalam air. Ini juga digunakan dengan referensi untuk pakaian yang diganti warnanya dengan baptisan, atau menenggelamkan sampai tercelup. Untuk mengganti warna dari pakaian itu, ini bukti bahwa haruslah ditenggelamkan secara penuh ke dalam air, daripada sekedar percikan ke atasnya. 

Yoh 13:26 menggunakan bahasa Yunani bapto untuk menggambarkan bagaimana Tuhan mencelupkan roti ke dalam anggur. Penyelaman sesungguhnya bentuk yang tepat untuk baptisan yang terambil dari ayat-ayat berikut:

· “Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab banyak air di situ, dan orang-orang datang untuk dibaptis” (Yoh 3:23). Ini menunjukkan bahwa “banyak air” yang dianjurkan untuk baptisan; jika ini dilakukan dengan pemercikan sedikit air, maka hanya satu ember saja yang harus disediakan untuk ratusan orang. Orang-orang datang tertuju pada tengah-tengah sungai Yordan untuk baptisan, daripada sekedar Yohanes pergi berkeliling kepada mereka dengan membawa sebotol air.

· Yesus juga, dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan – ke Yordan (Mrk 1:9). “Yesus setelah Ia dibaptis, keluar dari air” (Mat 3:13-16) baptisanNya secara jelas dengan selam – Dia “keluar dari air” setelah baptisan. Satu dari banyak alasan Yesus dibaptis adalah dengan maksud untuk menjadi contoh, dengan begitu tidak seorangpun dapat mengklaim mengikut Yesus secara serius tanpa meniru contoh Dia akan baptisan secara selam.

· Dalam hal yang sama, Filipus dan sida-sida Etiopia “keduanya turun ke dalam air... dan dia membaptisnya, dan ketika mereka keluar dari dalam air...” (Kis 8:38,39). Ingatlah bahwa sida-sida itu meminta baptisan ketika ia melihat oasis: “lihat, di sisni ada air: apa yang menghalangiku untuk dibaptis?” (Kis 8:36). Hampir dipastikan bahwa orang itu tidak akan mau melakukan perjalanan di padang gurun tanpa setidaknya sedikit air padanya, misalnya dalam sebuah botol. Jika baptisan dengan percikan, hal itu dapat dilakukan tanpa memerlukan oasis.

· Baptisan adalah penguburan (Kol 2:12), yang mau diimplikasikan tertutup total.

· Baptisan disebut ‘penyucian’ akan dosa-dosa (Kis 22:16). Inti dari pengajaran yang benar adalah seperti halnya ‘menyucikan’ dalam Why 1:5; Tit 3:5; 2 Ptr 2:22; Ibr 10:22, dll. Bahasa menyucikan ini lebih tepat kepada baptisan selam daripada memercik.

Terdapa beberapa indikasi Perjanjian Lama bahwa dapat diterima mendekat kepada Allah melalui bentuk dari penyucian.

Imam-imam harus mencuci secara penuh dalam sebuah kolam yang disebiut ‘Laver’ sebelum mereka datang mendekat Allah dalam pelayanan (Im 8:6; Kel 40:32). Umat Israel harus disucikan dengan maksud pembersihan diri mereka dari pastinya hal-hal yang tidak bersih (contoh Ul 23:11), yang mana mewakilkan dosa.

Seorang yang disebut Naaman, seorang kusta dari kaum bukan Israel yang disembuhkan oleh Allah Israel, demikianlah dia mewakili orang yang berdosa, secara efektif pergi dengan kehidupan yang mati akan dosa. Dia diobati dengan menyelam di sungai Yordan. Secara inisial dia menemukan tindakan yang mudah tetapi sulit untuk diterima, berpikir bahwa Allah menginginkan ia melakukan tindakan yang dramatis, atau menenggelamkan dirinya dalam sebuah sebuah sungai yang besar dan terkenal, contohnya Abana. Kesamaannya, kita boleh melihat sangat sulit untuk percaya bahwa sesungguhnya suatu tindakan yang mudah dapat membawa keselamatan kita. Lebih menarik untuk berpikir bahwa pekerjaan kita sendiri dan kerjasama umum yang besar, yang diketahui gereja (sungai Abana) dapat menyelamatkan kita, lebih dari sekedar tindakan mudah ini akan kerjasama dengan harapan yang benar akan Israel. Setelah menyelam dalam Yordan, tubuh Naaman “kembali seperti tubuh seorang bayi mungil, dan dia telah bersih” (2 Raj 5:9-14).

Seharusnya terdapat sebuah ruangan kecil untuk ‘baptisan’ yang mengarah pada penyelaman penuh dalam air setelah pemahaman pertama akan pesan dasar dari Injil. Definisi dasar Alkitab akan baptisan ini bukanlah membuat referensi kepada status seseorang yang secara aktual melakukan baptisan secara fisik. Baptisan menjadi sebuah penyelaman di dalam air setelah percaya kepada Injil, secara teoritis dimungkinkan untuk membaptis sendiri. Bagaimanapun, karena baptisan hanyalah baptisan dengan alasan dari ajaran yang tepat yang mana berpegang pada waktu penyelaman, ini mengartikan sebaiknya dibaptis oleh orang percaya lainnya dengan ajaran yang benar, yang dapat memberikan semua pemahaman sebelum melakukan penyelaman /baptisan.